Siapakah Sosok Jelle Klaasen Sebenarnya ?

Asingkah kalian dengan permainan darts ini ? dimana permainannya ini bisa menghasilkan profesional atlet dari berbagai negara termasuk juga untuk Jelle Klaasen , yang mana dirinya adalah atlet profesional pada permainan darts. Pemain darts yang bernama Jelle Klaasen ini sendiri adalah pemain yang berasal dari Belanda namun masih keturunan dari Indonesia yang sudah memegang rekor dunia termuda pada permainannya. Bisa dikatakan, tak hanya dari segi permainan olahraga seperti Sepak Bola ataupun bulu tangkis, menjadi kisah panjang dari negara Indonesia dalam menghadirkan pemain yang keturunannya jago dalam permainan olahraganya. 

Tidak tanggung-tanggung, di dunia darts ini ada pemain dari keturunan di Indonesia yang memang langsung memegang rekor sebagai juara dunia termuda. Dalam hal ini benar-benar membuat bangga, pasalnya masih bisa mengharumkan bangsa Indonesia walau, dirinya hanya seorang keturunan saja dari negara Indonesia. Untuk menambah wawasan kalian, maka disini akan kita beritahukan sedikit siapa sebenarnya Jelle Klaasen itu ? 

Sosok Jelle Klaasen 

Mari berkenalan dengan Jelle Klaasen, dimana dirinya lahir sejak tahun 1984 tanggal 17 bulan Oktober menjadi pemain agen sbobet88 dart profesional Belanda yang mana sosoknya masih sangat muda sekali sejak terjun menjadi pemain dart yang kemudian memenangkan kejuaraan Darts Dunia. Selain nama Jelle Klaasen, dirinya memiliki panggilan sebagai The Matador. Dirinya sendiri tinggal di kawasan Breda North Brabant Belanda. Dirinya sendiri adalah seorang etnis yang ada di Indonesia. 

Dari beberapa situs yang kami temukan, mengapa dirinya memiliki garis keturunan dari Indonesia ? hal ini dikarenakan, wilayah mereka tinggal saat ini memang masih terdapat komunitas kecil dari masyarakat yang mana memiliki asal negara lain yang at least masuk kedalam bekas jajahan koloni Belanda jaman dahulu. Di wilayah tersebut juga ada tempat lahir dari beberapa pesepakbola ternama yang memang memiliki langsung garis keturunan Indonesia yang ada di kepulauan Maluku. 

Kelanjutan Sosok Jelle Klaasen 

Pemain darts sendiri menjadi permainan yang memang sedikit asing bagi kebanyakan masyarakat yang ada di Indonesia. Terlebih lagi mengenal nama dari Jelle Klaasen, pasti sudah sangat amat asing sekali. Jika kalian tahu, bahwasannya permainan dari darts ini sendiri menjadi olahraga rekreasi yang langsung dipertandingkan dengan secara profesional. Namun kenyataannya, nama dari Jelle Klaasen sendiri bukanlah seorang sosok yang sembarangan di dalam olahraga lempar sasaran tersebut. Dirinya sendiri sudah terhitung lama yakni dari tahun 2003 masuk kedalam dunia darts yang profesional dan langsung menancapkan namanya sejak saat itu pula. 

Karier dari Jelle Klaasen ini sendiri dalam dunia dart memang terhitung sangat amat fenomenal. Hal ini disebabkan langsung dari 3 tahun setelahnya memutuskan terjun yang sepenuhnya sebagai atlet dart profesional. Dirinya sendiri memang sudah langsung bisa meraih gelar juara dunia, yakni BDO World Championship. 

Semakin sangat spesialnya, adanya gelar juara dunia dart itu sendiri yang didapatkan oleh Jelle Klaasen di saat usianya yang dulu baru menginjak 21 tahun 90 hari. Dan dalam hal ini membuat dirinya sebagai pemain dart termuda yang mana mampu untuk menggapai gelar juara dunia tersebut. Tak hanya rekor juara dunia dart termuda, yakni pria berjuluk The Cobra itu juga tercatat memegang adanya rekor yang bisa memenangkan sembilan kejuaraan dart sendiri hanya dalam 1 tahun saja di tahun 2009 silam. 

Selain itu, ada juga sejumlah turnamen yang memang pernah menjuarai oleh Jelle Klaasen yang diantaranya sendiri : ada Bousema Open 2014, lalu ada Halstern Open 2010, ada juga Killarney Pro Tour 2007, ada Open Noord Netherlands 2007, Ranking Tuesday Open 2010, lalu ada Texel Darts Trophy 2011 dan terakhir ada Westerlaan Open 2010. 

Permainan Darts Sebagai Kebudayaan 

Jauh meninggalkan sosok Jelle Klaasen, dimana permainan darts ini sendiri jauh sebelum terkenal sampai detik ini. Dan ternyata, darts ini sendiri sudah menjadi budaya yang khususnya juga di Eropa. Dan pada saat perang dunia pertama, memang hampir dari semua tentara ini akan langsung membawa anak panah yang mana kecil di dalam tas yang mana tujuannya untuk langsung bermain darts pada saat ketika sedang beristirahat. 

Setelah perang dunia ini dikatakan selesai, hampir dari seluruh pubs yang ada di Inggris, jerman, Belanda, Perancis dan beberapa negara yang di Eropa pasti sudah menyediakan langsung papan darts yang ada. Lalu dari situ dars sendiri sudah dikenal sebagai permainan tradisional yang langsung mendarah daging di masyarakat Eropa. 

Permainan darts ini sendiri tidaklah sekedar melemparkan anak panah ke tengah papan dari targetnya. Pada saat permainan ini dimulai, maka kalian akan diberikan nilai 501 dan juga kalian harus menghabiskan nilai tersebut. Jadi disini kalian harus melempar adanya anak panah ke target secara sempurna. Orang tercepat akan langsung menghabiskan nilai 501 itulah yang menjadi pemenangnya. 

Apresiasi Pemain dari Papan Darts

Masuk lagi ke dalam pertanyaan awal, lalu mengapa da orang yang mana sudah rela melihat pertandingan darts ini ? jadi selain terkenal dengan kebudayaannya ? disini permainan dari papan darts itu sendiri banyak sekali mengapresiasi pada pemain darts yang profesional. Sekedar informasi saja, bahwasannya disini para pemain profesional darts sudah membidik langsung 3 anak panah kecil pada tempat yang sama secara berturut-turut. 

Para penggemar sering kali datang menonton dengan banyak style dan bergaya senorak mungkin dan penuh hysteria juga ketika langsung melihat pertandingan Darts tersebut. Jadi ketika adanya sebuah culture itu sendiri dan entertainment bisa langsung digabungkan dan kalian jangan kaget karena, kalian akan benar-benar menemukan ribuan orang yang rela menikmati pertunjukan dari darts itu sendiri.