Melatih Akurasi Dengan Bermain Darts

Ada berbagai olahraga yang berfokus pada ketangkasan tangan dan akurasi mata, dimana salah satunya yaitu olahraga darts. Olahraga tangan ini cukup terkenal di dunia luas, meskipun kurang begitu terkenal atau diminati banyak orang Indonesia. Umumnya hanya beberapa ajang permainan seperti yang terdapat di tenda pada acara-acara tertentu menyiapkan media untuk permainan ini. Sehingga kebanyakan hanya anak mudalah yang lebih mengenal akan permainan ini serta terbiasa memainkannya. Akibatnya permainan ini lebih dikenal sebagai suatu ajang hiburan semata atau permainan ‘untung-untungan’ dibanding menjadi suatu olahraga yang menjadi suatu kompetisi.

Pengertian dan Sejarah Darts

Darts adalah sebuah olahraga yang dimana diharuskan untuk melempar sebuah rudal kecil atau anak panah ke sebuah sasaran yang akan melingkari dalam papan darts ini. Permainan ini memiliki sedikit kemiripan dengan olahraga berbasis akurasi lainnya seperti memanah, menembak serta permainan ketapel yang sering dimainkan anak-anak.

Di Indonesia ini permainan darts tidak terlalu dikenal oleh banyak orang. Permainan ini lebih dikenal sebagai suatu ajang hiburan dalam melempar anak panah ke suatu media papan yang berbentuk lingkaran seperti papan pada olahraga memanah. Olahraga ini sering dianggap sebagai permainan semata untuk bersenang-senang dan mengusir rasa jenuh. Akibatnya banyak orang menganggap bahwa olahraga ini tidaklah seperti standar olahraga pada umumnya. Seakan-akan olahraga ini turun derajatnya dan tidak banyak dimainkan oleh orang di Indonesia, dan hanya untuk anak-anak saja. Media yang digunakan juga berkembang menjadi lebih tidak berbahaya, sekaligus membuat kesan lebih seperti permainan. Media yang dibuat dari bahan styrofoam atau gabus banyak digunakan sebagai papan dalam permainan ini. Dan jarum darts yang dipakai juga tidak terlalu tajam sehingga tidak berbahaya jika terkena tubuh. Beberapa sarana permainan bahkan menggunakan metode jarum panah dan papan dari bahan magnet. Dengan tujuan supaya bisa dimainkan oleh anak-anak dan tidak berbahaya.

 

Cara Bermain Darts

Permainan darts tentu memiliki berbagai macam aturan dalam memainkannya. Pemain tidak boleh secara sembarangan melemparkan misil, rudal atau anak panah yang dipakai, karena berbahaya dan dapat salah sasaran. Terlebih lagi karena ujung dari anak panah ini bentuknya sangat tajam dan dapat melukai pihak lain. Dunia mengenal permainan darts sebagai ajang olahraga yang kompetitif dan dilakukan secara profesional. Selain itu, permainan darts juga dimainkan sebagai salah satu permainan tradisional dari masyarakat di negara republik Irlandia dari dataran Eropa. Permainan darts ini pada mulanya hanya menggunakan peralatan sederhana yang membentuk seperti anak panah untuk dilemparkan ke papan permainannya.

Perhitungan dalam bermain darts

Istilah Dalam Permainan Darts

Terdapat beberapa istilah yang digunakan dalam bermain darts, seperti:

  • Inner bullseye: titik pusat yang berada di tengah, biasanya berwarna merah atau hitam dan memberi nilai 50
  • Outer bullseye: biasanya berwarna merah atau hijau dan posisinya di luar inner bullseye dan memiliki nilai 25
  • Double ring: merupakan bidang kecil berwarna hijau/merah yang terletak di bagian paling luar dekat ujung lingkaran dan memberi nilai dua kali lipat dari angka yang tertulis oleh karena tingkat kesulitannya
  • Triple ring: yaitu ruas kecil berwarna hijau atau merah yang berada di dalam atau agak tengah dan memberi nilai tiga kali lipat dari angka yang tertera.

Peraturan Dalam Bermain Darts

  • Pemain darts harus berada di belakang oche atau garis batas yang berjarak sekitar 237 cm dari darthboard
  • Giliran dalam bermain darts ditentukan oleh pelemparan pertama dan giliran pertama akan jatuh ke pihak yang berhasil melempar ke posisi paling dekat titik double bull
  • Setiap pemain darts mendapatkan jatah melempar masing-masing sebanyak tiga kali
  • Ketika nilai pemainnya sudah nyaris mendekati angka nol, maka diperlukan ketelitian untuk mengenai daerah yang diperlukan saja

 

Cara Melempar Darts Dengan Baik dan Benar

Permainan unik ini bisa dimainkan sewaktu bosan, atau juga bisa dikerjakan untuk bersaing dan bersenang-senang saat berkumpul bersama teman. Diperlukan pose menggenggam panah dengan baik untuk kemudian dapat melempar anak panah darts tersebut ke arah papannya. Pose tubuh dalam melempar dan menggenggam tangan pun perlu dilakukan dalam sikap melemparan yang baik. Dilanjutkan dengan langkah akhir yang tepat sesuai sasaran yang dituju serta kekonsistenan, baru dikatakan sebagai langkah yang berhasil dalam bermain darts. Untuk bisa menjadi sosok yang ahli dalam bidang ini, pemainnya juga perlu untuk melatih lemparan anak panah yang digunakan dalam menghasilkan lemparan yang teratur dan tepat sasaran. Beberapa orang yang sudah pakar sering menggunakan teknik tertentu dalam melempar jarum darts ke arah papan. Berikutlah rincian cara melempar darts dengan baik dan benar:

 

1. Memperoleh Sebuah Sikap Lemparan yang Baik

Langkah pertama dalam bermain darts yang baik dan benar adalah dengan berdiri dan membuka kaki hingga selebar pinggang dan berada dalam posisi dibelakang garis lempar. Biasanya di tempat yang disesuaikan dengan jarak sesuai ketentuan dalam bermain darts akan ditandai dengan garis sebagai tempat melempar darts ke arah papan. Garis lempar dalam permainan darts disebut oche, dimana garis ini tidak boleh dilangkahi atau pun diinjak saat hendak melempar panah darts. Dengan menetapkan posisi berdiri yang nyaman sebelumnya akan memperbesar kemungkinan berhasil lebih maksimal dalam melakukan pelemparan. Pose kaki dibuka selebar pinggang juga bertujuan mencegah si pelempar agar tidak terpeleset saat sedang fokus ke papan darts.

2. Hadapkan Tubuh Dengan Pas

Kemudian permainan darts juga perlu memposisikan tubuh secara menyimpang terhadap papan sasaran atau yang dikenal sebagai darthboard. Lalu meletakkan posisi kaki yang dominan didepan tubuh, dan kedua kaki ini menghadap ke sisi arah papan Darthboard diletakkan. Untuk pemain yang lebih nyaman menggunakan tangan kanan, pose kaki kanan juga berada di depan dengan posisi kaki persis berada di belakang garis lempar.

Di arah sebaliknya, kaki kiri akan berpijak lantai bagian belakang dengan jarak yang cukup jauh dari kaki kanan. Untuk pemain kidal, maka pose ini bisa ditukar. Kaki kiri yang menjadi dominan akan berada dibelakang garis lempar, dan kaki kanan yang menginjak posisi belakang. Usahakan tangan juga relaks di dekat bagian kaki yang dominan. Tangan kanan di sebelah kaki kanan, dan tangan kiri di sebelah kaki kiri. Jangan terbalik ya! Jika memainkan beberapa kali pelemparan darts, maka tangan yang tidak dominan dapat digunakan untuk menggenggam panah darts yang akan dilempar selanjutnya.

3. Posisi Kaki yang Mendukung

Arah kaki juga sangat berpengaruh dalam permainan darts agar dilakukan dengan proses yang baik dan benar. Langkah ini perlu dilakukan untuk membantu proses lemparan agar menjadi akurat dan melaju lurus menuju papan. Sehingga posisi panah akan menancap di darthboard sesuai harapan. Langkah penting yang perlu diingat dalam posisi kaki ini yaitu hendaknya kaki belakang untuk berada dalam posisi menyamping. Diikuti dengan bentuk tubuh yang condong mengarah miring ke samping.

4. Menggenggam dan Membidik Dengan Benar

Jika kamu ingin menggenggam dan ingin membidik anak panah dengan baik dan benar ini usahakan untuk memegang anak panah dengan minimal tiga jari, dan jangan pernah menggenggam anak panah hanya dua jari, karena tentunya akan melemahkan dalam menggenggam anak panah mu.

Anak panah darts ini memiliki badan yang tentunya menebal mendekati dengan bagian tengah pada badan anak panah tersebut. Kemudian, genggamlah badan anak panah mu dengan menggunakan jari jempol, telunjuk, dan dengan jari tengah. Anda pun tentunya akan menahan sebuah ujung badan yang digunakan dengan jari manis untuk memperkokoh sebuah genggaman.

 

Sistem Penilaian Papan Darts

Permainan darts juga memiliki sistem penilaiannya sendiri seperti:

  • Papan darts biasanya memiliki nomor 1 hingga 20 namun dalam posisi acak dan tidak berurutan. Angka inilah yang akan menjadi perhitungan dalam permainan, total dari seluruh panah yang berhasil tertancap di darthboard akan dihitung setelah selesai melempar semua panah
  • Apabila anak panah tepat mendarat di lingkaran luar yang berwarna hijau atau merah, maka poinnya akan mendapatkan nilai ganda
  • Poinnya menjadi lebih besar lagi jika anak panah tepat mendarat di lingkaran berwarna hijau atau merah yang berukuran kecil, maka sang pemain akan memperoleh nilai yang dikalikan tiga kali lipat
  • Papan yang biasa disebut bullseye terbagi menjadi dua bagian. Yaitu bagian dalam yang berwarna merah serta bagian luar yang berwarna hijau. Warna merah dihitung bernilai 50 sedangkan warna hijau bernilai 25
  • Bagian-bagian lain selain warna merah dan hijau (dalam hal ini biasanya hitam dan kuning gading) maka akan memberi pemainnya nilai sesuai dengan angka yang tertera di papan

 

Kesimpulan

Itulah cara melakukan pelemparan dalam bermain darts sesuai aturan yang baik dan benar. Permainan darts merupakan suatu permainan yang digemari oleh banyak orang. Permainan ini menjadi salah satu jenis permainan yang memerlukan keseriusan dan rasa fokus yang tinggi dalam melakukannya. Tak lupa juga dengan beberapa jenis aturan yang berlaku dalam permainan ini.

Diperlukan ketelitian dan fokus dalam mencapai target dalam permainan melempar ini. Maka dari itu tidak jarang juga bagi para pemainnya dalam mempertimbangkan besarnya tekanan yang diperlukan dalam melempar serta sudut dan arah dalam posisi melakukan lemparan. Untuk memperoleh hasil yang tepat sasaran dan menjadi suatu bentuk kebanggaan yang memukau orang lain.